Rupiah Terpuruk di Rp16.955 per Dolar AS, Bank Pasang Kurs di Atas Rp17.000

iNews.id/Jemmy
Rupiah Terpuruk di Rp16.955/USD: Bank-Bank Pasang Kurs di Atas Rp17.000. Foto : iNews.id

JAKARTA, iNewsPalu.id - Nilai tukar rupiah ditutup pada level terlemah sepanjang sejarah pada perdagangan Senin (19/1/2026), menembus Rp16.955 per dolar AS di pasar spot. Pelemahan ekstrem ini memicu bank-bank besar seperti BCA dan HSBC menetapkan kurs jual dolar di atas Rp17.000, mencapai Rp17.205 untuk bank notes HSBC.

Pasar mata uang kini tegang menanti hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG BI) pada 20-21 Januari 2026. Spekulasi merajalela soal independensi BI, terutama dengan pencalonan Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur. Menteri Keuangan Purbaya Yudha Asyudi menepis kekhawatiran tersebut, menyebutnya sebagai "spekulasi pasar yang tak berdasar."

Analis Ibrahim Assuaibi dari Sucor Sekuritas memperingatkan tekanan global dari ancaman tarif Trump terhadap Eropa, yang bisa memicu aliran modal keluar dari emerging markets seperti Indonesia. Meski demikian, IHSG mencetak rekor baru di 9.133 poin, menandakan inflow asing ke saham tetap kuat.

BI diprediksi pertahankan BI-Rate 4,75% untuk stabilkan rupiah. Investor disarankan pantau data inflasi dan neraca perdagangan mendatang.

Editor : Jemmy Hendrik

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network